Warga Keluhkan Kelangkaan Tabung Gas Elpiji 3 Kg

Rizal : Kami Selalu Maksimalkan Pengisian dan Pendistribusian Elpiji

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Kotamobagu,WB—Ditengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), pasokan tabung gas Elpiji 3 Kg (Kilogram) diwilayah Kota Kotamobagu mulai sulit untuk didapati. Kelangkaan tabung gas ini diketahui dimulai sejak hari kedua di Bulan Suci Ramadhan.

Salah satu warga Kecamatan Kotamobagu Selatan menuturkan, gas elpiji 3 Kg bersubsidi ini juga mengalami kenaikan harga. Padahal, Harga Eceran Tertinggi (HET) dipangkalan atau agen hanya sekitar Rp 18 ribu. Tak ayal, diwarung-warung HET bisa mencapai Rp 20-25 ribu.

“Saya sudah mencari hingga ke desa tetangga, tetapi tidak juga menemukan. Sebenarnya ada yang menjual di warung-warung, tetapi harganya tidak menentu (Rp 20-25 ribu),” keluh sumber yang meminta namanya tidak disebutkan, Selasa (28/4/2020).

Menyikapi hal tersebut, Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Alfian Hassan menuturkan, bahwa pihak mereka akan melakukan koordinasi dengan agen penyalur terkait kelangkaan tabung gas elpiji 3 Kg.

“Memang sejak awal bulan puasa, permintaan gas elpiji 3 Kg meningkat. Saya juga akan berkomunikasi dengan pihak agen penyalur agar dapat menyalurkan elpiji 3 Kg seperti biasanya,” ujar Alfian.

Dikatakannya, dalam waktu dekat ini pihak mereka akan melakukan kroscek langsung dibeberapa pangkalan yang ada. Hal ini untuk memastikan stok elpiji sepanjang bulan Ramadhan.

“Mudah-mudahan tidak ada kendala dari pihak Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE). Agar kedepan, stok elpiji tetap aman hingga Idul fitri nanti,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Operasional SPPBE PT. Mulia Bakti, Andi Rizal mengatakan, sampai dengan saat ini belum ada kendala dari pihak mereka terkait kelangkaan tabung gas elpiji 3 Kg.

“Kami selalu memaksimalkan pengisian dan pendistribusian tabung gas elpiji. Apalagi yang berukuran 3 Kg,” kata Ical sapaan akrabnya.

Ditanya tentang kesiapan pihak SPPBE ditengah pandemi Covid-19 serta bulan Ramadhan ini, Ical mengaku akan menjamin ketersediaan stok yang ada.

“Untuk stok elpiji sampai dengan saat ini masih aman. Itupun jika memang ada kelonjakan di Ramadhan ini, kami akan berkoordinasi dengan Pertamina untuk melakukan penambahan kouta.” Pungkasnya.(GG)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.