Nayodo : JKN-KIS Dianggarkan Sampai Desember 2020

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Kotamobagu,WB—Pemerintah Kota Kotamobagu melakukan video conference (vicon) dengan perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Tondano, di ruang kerja Wakil Wali Kota Kotamobagu.

Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, mengatakan vicon ini dilakukan untuk membangun komunikasi yang baik antara Pemkot Kotamobagu dan BPJS.

“Ini kita lakukan demi tercapainya komunikasi yang baik antara pihak pemangku kepentingan utama dan unsur-unsur terkait di Kotamobagu seperti Dinas Kesehatan, Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Bappelitbanga, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, serta Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu,” ujarnya, Rabu (29/4/2020).

Menurutnya, inti pertemuan tersebut adalah menyelaraskan visi terkait jaminan kesehatan masyarakat di Kotamobagu. “Pemkot tetap menganggarkan peserta Jaminan Kesehatan Nasional dan Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)sampai dengan bulan Desember 2020 di saat Pandemi Covid 19,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kotamobagu Suci Wulandari menerangkan, saat ini Kotamobagu sudah Universal health Coverage (UHC), 97,19 persen masyarakatnya sudah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS.

“Berdasarkan keputusan MA, iuran peserta BPJS Mandiri batal naik berlaku per 1 April 2020, kelas 1 Rp 80.000, kelas 2 Rp 51.000 dan kelas 3 Rp 25.500. Tapi, untuk iuran peserta yang dijamin Pemkot perUHC tetap mengacu di Perpres nomor 75 Tahun 2019 sebesar Rp 42.000 perjiwa setiap bulan,” jelas Suci

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.