Terkait Penerapan PPKM di Kotamobagu, Pemkot Tindak Lanjut Surat Edaran Gubernur Sulut

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Kotamobagu,WB-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) terus berupaya menurunkan angka penyebaran Pandemi Covid-19 dengan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) melalui Surat Edaran Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Nomor: 440/21|.4150 /Sekr-Dinkes.

Adapun dalam surat tersebut pada poin pertama bahwa sesuai kondisi epidemiologi di Provinsi Sulawesi Utara, wilayah Kabupaten/Kota yang ditetapkan level kewaspadaan (risiko sedang menuju risiko tinggi) adalah, Kota Manado, Kota Tomohon, Kota Bitung, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kota Kotamobagu, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan.

Terkait surat edaran tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu telah menindaklanjutinya seperti disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kotamobagu Ir Sande Dodo MT.

“Pemkot Kotamobagu sudah menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Sulut tentang Antisipasi Peningkatan Covid 19. Instruksi itu jadi dasar hukum dan harus dilaksanakan oleh sangadi dan lurah kepada masyarakatnya di 33 desa dan kelurahan se Kota Kotamobagu,” ujarnya.

Pemkot juga telah menggelar rapat bersama dengan pemerintah kecamatan, kelurahan dan desa. Menurutnya, poin-poin penting dalam edaran telah dibahas satu persatu dalam rapat bersama camat, sangadi dan lurah.

“Dan apabila dipandang perlu maka akan dikeluarkan pula Surat Edaran Walikota Kotamobagu untuk mempertegas Surat Edaran Gubernur Sulut. Hal ini perlu dilakukan sebagai upaya menahan lonjakan paparan Covid-19,” pungkasnya.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.