Home Bisnis PET-CT Scan Membantu Andria Memantau Responnya terhadap Pengobatan Kanker Payudara: Kisahnya

PET-CT Scan Membantu Andria Memantau Responnya terhadap Pengobatan Kanker Payudara: Kisahnya

3
0


Bagi banyak pasien kanker, perjalanan pengobatan tidak berakhir setelah pengobatan selesai.

Setelah menjalani berbagai bentuk pengobatan, pasien juga perlu memahami bagaimana respons tubuhnya terhadap terapi yang diterimanya. Hal ini menjadi bagian penting dalam perjalanan Andria untuk mengalahkan kanker payudara, termasuk melakukan PET-CT scan untuk menilai kondisinya setelah pengobatan.

Perjalanannya dimulai pada tahun 2023, ketika Andria didiagnosis menderita kanker payudara setelah menemukan benjolan di payudaranya saat pemeriksaan mandiri.

“Saya pertama kali mengetahui adanya benjolan saat SADARI. Setelah mammogram dan pemeriksaan payudara, saya dirujuk ke dokter bedah onkologi karena hasilnya menunjukkan suatu kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut,” kata Andria.

Untuk mencari second opinion, Andria berkonsultasi dengan dokter spesialis di Mayapada Hospital Jakarta Selatan. Dia kemudian memutuskan untuk melanjutkan perawatannya di bawah perawatan Dr. Bayu Brahma, Sp.B, Subsp.Onk(K)menjalani operasi konservasi payudara, enam siklus kemoterapi dan 30 sesi radioterapi sebagai bagian dari rencana perawatan yang dikembangkan oleh tim medisnya.

“Saya pertama kali datang ke Mayapada Hospital untuk meminta second opinion, namun akhirnya memilih melanjutkan pengobatan di sini karena merasa nyaman dengan kualitas pelayanannya. Seluruh proses pengobatan berjalan dengan baik dan didukung dengan pelayanan yang prima,” jelasnya.

Setelah menyelesaikan pengobatannya, Andria menjalani evaluasi PET-CT lanjutan di RS Mayapada Jakarta Selatan pada 21 April 2026 untuk memantau status penyakitnya dan menilai respon tubuhnya terhadap pengobatan. Menurut Dr. Bayu Brahma, Sp.B, Subsp.Onk(K)Memantau kondisi pasien setelah pengobatan merupakan bagian penting dalam penatalaksanaan kanker.

“Bagi pasien kanker, penilaian pasca pengobatan berperan penting dalam menilai respons mereka terhadap pengobatan. Hasilnya membantu dokter menentukan pengobatan selanjutnya, termasuk pemantauan lanjutan atau pengobatan tambahan jika diperlukan. Salah satu alat diagnostik yang mendukung penilaian tersebut adalah PET-CT,” jelas dr Bayu.

Menjelaskan lebih lanjut peran pemindai PET-CT dalam perawatan kanker, Lim Andreas, Sp.KN mengatakan: “PET-CT merupakan salah satu tes diagnostik pendukung yang membantu dokter mendapatkan pemahaman lebih lengkap mengenai kanker pasien. Dengan menggunakan pelacak radioaktif dosis rendah, tes ini dapat membantu menilai penyebaran penyakit, menentukan stadiumnya, dan menilai respons pasien terhadap pengobatan sebagai bagian dari manajemen kanker yang berkelanjutan.”

Bagi Andria, menjalani PET-CT scan merupakan pengalaman positif selama masa tindak lanjut pasca perawatannya. Dia mengatakan dia merasa nyaman selama seluruh prosedur.

Saya diberitahu bahwa prosedurnya akan relatif cepat, namun yang paling mengesankan bagi saya adalah pengalaman keseluruhannya. Meskipun saya harus membawa pemindai ke dalam mesin PET-CT, tidak pernah terasa menakutkan,” katanya.

Di masa lalu, banyak pasien bepergian ke luar negeri, termasuk ke negara tetangga Malaysia, untuk mengakses layanan PET-CT. Namun saat ini, ujian ini tersedia lebih dekat ke rumah. Pengenalan PET-CT di Klinik Kedokteran Nuklir Rumah Sakit Mayapada di Jakarta Selatan telah memperluas akses terhadap pencitraan kanker yang komprehensif tanpa mengharuskan pasien bepergian ke luar negeri.

PET-CT masih merupakan layanan terbatas di Indonesia dan saat ini tersedia di kurang dari 10 rumah sakit di seluruh negeri. Alhasil, ketersediaan layanan di Mayapada Hospital ini memberikan alternatif penting bagi pasien yang sebelumnya harus menjalani pemeriksaan serupa di luar negeri. Layanan ini juga didukung oleh teknologi pencitraan seluruh tubuh, memberikan pencitraan yang lebih komprehensif untuk mendukung penilaian kanker dan pemantauan pasien secara berkelanjutan.

Sebagai bagian darinya Perawatan kanker yang komprehensif Dengan pendekatan ini, Pusat Onkologi di Mayapada Hospital memberikan perawatan berkelanjutan kepada pasien tumor dan kanker melalui kolaborasi antar dokter spesialis multidisiplin. Perawatan pasien juga didukung oleh Dewan Tumor yang aktif, yang mengembangkan rencana perawatan yang dipersonalisasi, serta navigator pasien yang berdedikasi, terdiri dari dokter dan perawat yang mendampingi pasien sepanjang perjalanan perawatan mereka.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pemindaian PET-CT dan SPECT-CT, pasien dapat menghubungi call center Mayapada Hospital di 150770layanan darurat aktif 150990atau gunakan tombol panggilan darurat yang tersedia di perawatan saya aplikasi.

Informasi kesehatan dari dokter spesialis di Mayapada Hospital juga tersedia melalui Artikel dan nasihat kesehatan fungsionalitas di aplikasi MyCare. Selain itu, pengguna dapat memantau kesejahteraan mereka melalui Kesehatan pribadi fitur, yang melacak detak jantung, langkah harian, kalori yang terbakar, dan indeks massa tubuh (BMI).





Source link