Home Internasional Jerman ingin Ukraina bergabung dengan UE sebagai anggota ‘asosiasi’

Jerman ingin Ukraina bergabung dengan UE sebagai anggota ‘asosiasi’

2
0


Pemimpin Jerman Friedrich Merz telah meluncurkan proposal baru untuk mempercepat masuknya Ukraina ke dalam UE dengan segera memberi mereka kesempatan untuk bergabung, menurut sebuah surat yang dilihat oleh dari EURACTIV Pelapor.

Negara yang dilanda perang tersebut pertama-tama harus bergabung sebagai “anggota asosiasi”, yang memberikan hak untuk berpartisipasi dalam dewan para pemimpin dan menteri UE tanpa hak suara, menurut rencana baru yang diajukan oleh pemerintah Jerman.

“Kami tidak punya waktu untuk menunda lebih jauh lagi,” tulis Friedrich Merz dalam suratnya pada hari Rabu kepada António Costa, Ursula von der Leyen dan pemimpin Siprus Nikos Christodoulides. “Sekarang adalah waktunya untuk bergerak dengan berani menuju integrasi Ukraina ke dalam UE dengan solusi inovatif yang mewakili kemajuan jangka pendek,” tulis Rektor.

Merz mendiskusikan gagasannya dengan Volodymyr Zelenskyy dari Ukraina dan para pemimpin Eropa pada pertemuan puncak informal di Siprus pada bulan April. “Tujuan saya adalah mencapai kesepakatan dengan cepat,” tulis Merz, menekankan bahwa ini bukanlah “aksesi” yang sederhana. lampu”.

Model baru ini akan memberi Ukraina hak untuk menduduki posisi komisaris Eropa tanpa portofolio atau hak suara, anggota parlemen asosiasi tanpa hak suara dan hak untuk berbicara pada pertemuan-pertemuan penting, sambil melanjutkan jalur paralelnya menuju keanggotaan penuh dengan melakukan reformasi dalam negeri di bidang-bidang seperti supremasi hukum dan hak-hak minoritas.

Wujudkan semuanya

Usulan Jerman tersebut merupakan upaya untuk memicu perdebatan sengit di kalangan Eropa mengenai bagaimana mempercepat perluasan blok tersebut ke Ukraina, Moldova dan Balkan Barat, termasuk negara favorit Montenegro dan Albania.

Perkembangan perundingan perdamaian Ukraina-Rusia yang dipimpin Amerika pada akhir tahun lalu memicu hiruk-pikuk bertukar pikiran di Brussel karena prospek kesepakatan yang akan memaksa UE untuk menerima Ukraina sebagai anggota pada awal tahun 2027.

Hal ini juga merupakan sesuatu yang Zelenskyy tegaskan secara terbuka.

Kalangan politik sangat berharap bahwa Komisi Eropa pada musim semi akan mengusulkan peninjauan kembali fungsi perluasan. Namun, sejak saat itu perdebatan mengenai perluasan wilayah tersebut terhenti.

Duta Besar untuk 27 negara UE ditembak jatuh a gagasan radikal Komisi Eropa pertama-tama akan mengintegrasikan Ukraina sepenuhnya ke dalam blok tersebut, yang disebut “pembesaran terbalik”.

Sejak saat itu, perundingan sebagian besar dilakukan secara rahasia, kecuali ada sedikit penyesuaian yang disarankan oleh negara-negara yang mendorong integrasi lebih cepat di Balkan Barat.

Pembesaran wilayah tidak lagi menjadi agenda para pemimpin Eropa yang seharusnya membahasnya secara mendalam pada pertemuan puncak bulan Maret dan April. Hal yang sama akan berlaku untuk pertemuan puncak berikutnya pada bulan Juni.

Para pemimpin lembaga-lembaga Eropa juga enggan menetapkan batas waktu keanggotaan Ukraina, meskipun ada desakan publik dari Zelensky. Jika perundingan perdamaian dilanjutkan, UE akan berada di bawah tekanan untuk mencari tanggapan terhadap Ukraina.

Pengamat yang penuh perhatian

Berdasarkan rencana Jerman, negara-negara seperti Moldova dan Balkan Barat tidak akan menjadi anggota asosiasi tetapi akan memperoleh status pengamat yang lebih rendah di lembaga-lembaga Eropa.

“Kami dapat mempertimbangkan sidang gabungan reguler Komisi atau Parlemen Eropa, dengan perwakilan dari negara-negara Balkan Barat,” kata seorang pejabat Jerman.

Negara-negara ini juga akan mendapat manfaat dari akses yang lebih baik terhadap program-program UE dan sektor-sektor pasar tunggal, berkat kemajuan reformasi dalam negeri, dalam proses yang disebut integrasi progresif.

Penguat Berlin

Pidato Merz adalah upaya untuk membawa manfaat nyata bagi rakyat Ukraina dan untuk meringankan keluhan Zelensky yang berulang kali mengenai kelambanan UE.

“Kita semua sadar bahwa aksesi tidak akan terjadi dalam beberapa tahun, dan tentunya tidak dalam dekade ini,” kata pejabat pemerintah Jerman.

“Tetapi ini adalah langkah perantara menuju aksesi dan kami yakin ini akan memberikan dorongan pada negosiasi,” tambah pejabat tersebut. Tujuannya adalah agar Ukraina bergabung sepenuhnya dengan blok tersebut, kata sumber itu.

Namun, negara-negara UE seperti Austria, yang tergabung dalam kelompok informal yang disebut Sahabat Balkan Barat, keberatan jika Ukraina diperlakukan berbeda dari negara-negara yang telah berada dalam antrean UE selama bertahun-tahun.

Hal ini juga terjadi beberapa minggu sebelum KTT Balkan Barat di Montenegro pada awal Juni.

(pc, jp)



Source link