Home Internasional Pencarian putus asa berlanjut untuk pengemudi Durban yang tersapu banjir Cape Town

Pencarian putus asa berlanjut untuk pengemudi Durban yang tersapu banjir Cape Town

4
0



Meskipun media sosial mengklaim bahwa seorang sopir truk Phoenix hilang setelah kendaraannya tersapu banjir di Wolseley, Western Cape, pihak berwenang dan anggota keluarganya masih mati-matian mencari Poovin Nairainsamy.

Mengklaim bahwa Nairainsamy telah ditemukan dan dirawat di rumah sakit di Ceres muncul akhir pekan ini, namun belum ada konfirmasi resmi yang dibuat, meninggalkan keluarganya dalam kesedihan saat mereka menunggu kabar.

Pihak berwenang dan anggota keluarganya telah memeriksa rumah sakit setempat, namun tidak ada jejak Nairainsamy.

Truk Scania R580 miliknya kemudian ditemukan hancur total di hilir dekat R46 di luar Wolseley.

Pihak berwenang mengatakan kendaraan itu menunjukkan kekuatan air banjir yang menghanyutkannya.

Istrinya, Roma Narainsamy, 39, dari Ormford di Phoenix, mengatakan mereka sangat terpukul ketika tim pencarian dan penyelamatan terus menyisir daerah tersebut untuk mencari petunjuk.

“Suami saya baru memulai pekerjaan ini sekitar dua bulan lalu. Dia sudah menjadi sopir truk selama lima tahun.

“Dia mengemudi untuk Ubuntu Logistics, yang berbasis di Johannesburg. Terakhir kali saya berbicara dengannya adalah pada hari Senin jam 9 malam. Kami berbicara sekitar dua jam dan setelah percakapan itu kami berhenti berkomunikasi karena tidak ada sambungan telepon,” katanya.

Menurut Roma, Nairainsamy sedang melakukan perjalanan dengan N1 sambil mengangkut muatan gula ke Cape Town ketika kondisi cuaca ekstrem melanda daerah tersebut.

“Sejak hari itu saya mencoba menghubunginya. Saya mencoba pada hari Selasa namun teleponnya tidak tersambung. Kami yakin hilangnya dia terkait dengan banjir besar di Cape Town.

“Yang paling menyedihkan adalah truknya ditemukan tetapi dia tidak ditemukan. Segala upaya dilakukan untuk menemukannya. Rumah sakit telah diperiksa dan semuanya beres.”

Tim pencarian dan penyelamatan kembali ke lokasi di mana truk itu ditemukan dalam upaya menemukan Nairainsamy atau mengungkap bukti lain yang dapat membantu pencarian.

“Saya berbicara dengan bosnya sebelumnya (Jumat) dan dia mengatakan sayangnya tidak ada kabar terbaru,” tambah Roma.

Penderitaan keluarga ini diperparah dengan ulang tahun putra pasangan tersebut yang akan datang.

“Kami sangat terpukul di rumah. Ulang tahun putra kami yang kesembilan adalah hari Minggu. Suami saya seharusnya pulang hari Sabtu tepat pada waktunya untuk merayakan ulang tahun putra kami,” katanya.

Menggambarkan kecintaan suaminya terhadap profesinya, Roma mengatakan bahwa menjadi pengemudi truk lebih dari sekadar pekerjaan baginya.

“Suami saya suka mengemudi jarak jauh dan menjadi sopir truk. Matanya berbinar setiap kali berbicara tentang truk.”

Meskipun masih ada harapan bahwa dia masih dapat ditemukan, Roma telah mengajukan permohonan emosional untuk mendapatkan jawaban.

“Saya hanya ingin suami saya ditemukan dan dibawa pulang dengan selamat,” pintanya.

Tanjung Argus



Source link