BADUNG, Bali – Seorang pria yang diduga melepaskan tembakan di sebuah bar di distrik Canggu Bali, melukai seorang penjaga keamanan dan seorang turis Tiongkok, ditangkap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta kurang dari 24 jam setelah kejadian, kata polisi, Minggu.
Tersangka yang hanya diketahui berinisial H ini merupakan warga negara Indonesia. Polisi mengatakan dia dicegat tak lama setelah mendarat di Jakarta pada Sabtu malam dan segera kembali ke Bali untuk diinterogasi menyusul operasi terkoordinasi yang melibatkan Polda Bali, Polda Jabodetabek, polisi bandara, dan pihak imigrasi.
Menurut penyidik, H tetap berada di Bali selama beberapa jam setelah penembakan sebelum mencoba meninggalkan pulau tersebut melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Petugas melacak pergerakannya dan berkoordinasi dengan pihak berwenang di Jakarta sebelum menangkapnya.
Penembakan terjadi sekitar pukul 02.50 pada Jumat, 17 Juli di bar The Shady Pig di Jalan Pantai Berawa di Canggu, Kuta Utara, Kabupaten Badung.
Polisi menyebutkan H pernah terlibat adu mulut dengan seorang warga negara Tiongkok berusia 25 tahun yang diidentifikasi berinisial EA. Selama pertengkaran tersebut, seorang agen keamanan, yang diidentifikasi sebagai IMYM, turun tangan untuk mengakhiri konflik.
Penyidik mengatakan H kemudian diduga melepaskan tembakan. Peluru tersebut mengenai paha kiri satpam tersebut sebelum menembusnya dan mengenai EA yang berdiri tepat di belakangnya. Kedua pria tersebut dilarikan ke rumah sakit, di mana mereka terus menerima perawatan medis.
Usai penembakan, penyidik mengamankan TKP, mewawancarai para saksi, meninjau rekaman video CCTV dan mengumpulkan barang bukti, antara lain peluru berwarna tembaga, pakaian berlumuran darah, sepatu, dan barang-barang lain yang diyakini terkait dengan kejadian tersebut.
Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba membenarkan penangkapan tersangka namun enggan memberikan rincian lebih lanjut dan mengatakan penyidik akan memberikan informasi tambahan seiring berjalannya penyelidikan.
Polisi belum merilis motif penembakan atau jenis senjata api yang diyakini digunakan. Investigasi masih berlangsung.
Penafian: Meskipun segala upaya telah dilakukan untuk memastikan keakuratannya, artikel ini mungkin mengandung sedikit ketidakakuratan dalam nama, lokasi, atau detail acara. Pembaca diundang untuk menghubungi tim editorial untuk klarifikasi apa pun.


















